Minggu, 24 April 2011

6 Kota Yang Penuh DOSA

Agak berlebihan memang jika mengategorikan enam kota berikut sebagai wilayah penuh dosa. Namun, julukan nakal itu bakal menjadi pertimbangan bila melihat apa yang ditawarkan bagi para pengunjungnya. Terlepas dari setuju atau tidak, seperti dilansir AskMen.com, tempat-tempat ini masuk dalam daftar wisata dengan "dosa" terbanyak.

Pattaya Kota Seks
Pattaya adalah surga seks ternyaman di dunia. Wajar saja, pertunjukan seks dan kabaret transeksual merupakan pemancing turis yang legal di kota yang terletak di pesisir Teluk Thailand, sebelah tenggara Bangkok ini. Tidak harus menunggu malam jika ingin menghabiskan waktu dengan pelacur.

Mereka 24 jam bisa ditemui dan diajak berkencan. Ada juga para waria cantik jelita yang beredar di sepanjang jalur wisata. Bosan dengan seks, tonton saja Thai Boxing di sejumlah bar.

Amsterdam Kota Mariyuana
Amsterdam, Belanda, memiliki puluhan kafe mariyuana, salah satu jenis obat-obatan terlarang. Mariyuana, rokok, dan sejenisnya memang legal di negeri kincir angin ini. Tidak ada aturan yang menyebutkan benda-benda itu harus digunakan dengan prosedur tertentu.

Ingin berkencan dengan pelacur? Cukup datangi distrik di salah satu bagian kota. Di sana, Anda bisa melihat dan memilih wanita yang diinginkan dari jendela kaca. Para pelacur akan bergaya dengan atau tanpa busana bak boneka pajangan. Kemenangan juga dirasakan para pecinta sesama jenis. Mereka bisa dengan bebas mengikrarkan hubungan tersebut, karena tak ada larangan untuk cinta semacam ini. Bagi mereka yang tak menyakini Tuhan, tidak ada yang mempersoalkan hal itu di Amsterdam.

Manama Kota Pesta
Selamat datang di Pesta Oasis Timur Tengah. Ungkapan itu yang bakal Anda terima begitu tiba di Manama, Bahrain, sebuah kawasan yang berdekatan dengan Arab Saudi. Kalau selama ini aturan Pemerintah Arab Saudi sangat ketat mengekang warga negara dan pengunjungnya, di Manama semua bisa dinegosiasikan.

Ingin clubbing seharian, atau berpesta seks? Di Manama sah-sah saja. Memang kota ini dikenal sebagai salah satu yang berpenduduk Muslim terbesar di kawasan padang pasir itu. Namun pada 2001 kota ini bersikap lebih liberal. Penduduknya juga mulai membuka mata terhadap pergaulan dunia Barat.

Las Vegas Kota Judi
Las Vegas surga penjudi. Semua orang bisa berjudi siang dan malam, bahkan saat sedang berada di bandar udara. Hampir seluruh wilayah di Las Vegas menyediakan lokasi perjudian. Walau belum legal sepenuhnya, prostitusi juga sudah lama menjadi daya tarik yang menemani aktivitas di kasino.

Bagian terbaik dari kota ini, tak peduli latar belakang budaya pendatangnya, Las Vegas tetap menjadi tempat singgah terbaik di Amerika Serikat. "Go On and Sin", itulah industri yang dikelola di sini.

Rio de Janeiro Kota Topless
Wanita-wanita Brazil memiliki pesona kecantikan luar biasa. Tak heran supermodel top dunia berasal dari sini. Rio de Janeiro salah satu kota yang menyimpan kemolekan tubuh tersebut. Coba saja kunjungi pantai-pantai di sana, tak sedikit wanita bertelanjang dada alias topless lalu-lalang sambil bercanda ria.

Suasana tersebut makin liar ketika matahari terbenam di sudut pantai. Sejumlah rumah pelacuran di tepi pantai siap memanjakan nafsu kaum Adam. Jangan heran, prostitusi legal di kota ini. Jika musim karnaval tiba, musik dan wanita akan membawa Anda lebih jauh berfantasi.

Moskow Kota Clubbing
Apa jadinya ketika negara komunal berganti wajah? Masyarakatnya bakal mengalami histeria. Itu yang kini terjadi di Moskow, Rusia. Setiap klub malam di sana memutar musik tekno hardcore hingga rock. Hampir seluruh anak muda Moskow menghabiskan waktu di klub.

Jika ingin mendapat teman kencan ekspres, hampir semua klub menyediakan pelayanan ini. Coba saja ke klub striptis di dekat Red Square. Ada juga The Hungry Duck, bar yang menyelenggarakan ladies' night tiga kali dalam sepekan serta penari telanjang pria selama 24 jam. Prostitusi memang dilarang di Moskow, namun masih bisa dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Pegawai Perusahaan Ini Wajib Bugil Saat Kerja

Mereka yang menikmati kekuatan berpakaian tak perlu melamar ke perusahaan ini. Sebuah perusahaan software mewajibkan pegawainya kerja dengan telanjang. Seperti apa?

Pemilik Nude House Chris Taylor (63) mencari pegawai wanita untuk posisi eksekutif penjualan dan pengkode web dengan gaji per tahun AU$24 ribu (Rp214,5 juta). Kantor Taylor berada di Buckinghamshire, Inggris.

Perusahaan ini merupakan satu-satunya perusahaan di dunia yang melarang pegawainya berpakaian. Perusahaan yang diluncurkan tiga tahun lalu ini menyediakan layanan ‘Move Your Mouse yang memungkinkan pengguna menambah informasi ekstra pada foto di situsnya sendiri.

Untuk itu, Taylor memasang iklan lowongan dengan pesan, “Lingkungan kantor sangat diidamkan para naturis nudis, hangat, privasi dan menyenangkan."

Taylor mengatakan, terdapat tujuh wanita yang telah melamar hingga kini.

“Lowongan ini khusus wanita agar kantor tidak didominasi pria. Kami punya beberapa pegawai pria dan hanya satu wanita. Jadi kami mencari pegawai wanita untuk menyeimbangkan jumlahnya,” ungkapnya.

Taylor menegaskan hanya mempekerjakan naturis nudis.

“Kami berusaha keras mengidentifikasi naturis nudis asli dan mana yang hanya menginginkan seks," katanya.

Iklan ini telah dipasang di Craiglist di bagian situs khusus. Para pelamar harus memahami web dan akan dilatih menggunakan software Nude House.

Hal ini dilakukan agar pelamar bisa efektif menciptakan add-ons halaman web. Taylor yang telah menjadi naturis nudis selama 20 tahun ini mengatakan, jika kantor ini sukses, maka ia akan membangun kantor lain.

Seperti dikutip theage, pegawai tak perlu bertemu klien karena semuanya dilakukan melalui internet.

infomarketer [Bukan]Blog kosong kosong